Berita Sunnah Terkini

WASIAT PENTING UNTUK KEBAIKAN UMAT

WASIAT PENTING UNTUK KEBAIKAN UMAT
Wasiat Penting untuk Kebaikan Umat - Makassar
Alhamdulillah, silakan mengunduh, rekaman taushiyah:
WASIAT PENTING UNTUK KEBAIKAN UMAT
Bersama Syaikh Dr. Ashim bin Abdillah Alu Hamd
(Dosen Universitas Al-Imam Muhammad bin Su’ud, Arab Saudi)
Diterjemahkan oleh Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi
yang disampaikan pada
Kamis 12 April 2017
Ba’da Shubuh
Di Masjid As-Sunnah
Jl. Baji Rupa No. 8 Makassar
Semoga bermanfaat

Pilar Pilar Stabilitas Keamanan Negara

Pilar Pilar Stabilitas Keamanan Negara
Informasi: Tabligh Akbar Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr - Pilar-Pilar Stabilitas Keamanan Negara - Masjid Istiqlal Jakarta (Preview)

Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-'Abbad Al-Badr - Pilar-Pilar Stabilitas Keamanan Negara [ 2:10:00 | 29.63 MB ] Download 


Ringkasan Pilar-Pilar Stabilitas Keamanan Negara


1. Menjaga stabilitas keamanan negara adalah tanggung jawab semua.

2. Keamanan adalah murni nikmat dari Allah, maka memohonlah selalu kepada Allah agar selalu diberi keamanan.
3. Demi menjaga keamanan maka kita wajib menjaga diri kita dan orang lain utk tdk terjerumus kpd hal yg merusak keamanan
4. Antara iman dan rasa aman sangat erat hubugannya.
5. Barangsiapa yg mengharapkan rasa aman pada dirinya, pada masyarakatnya, pada negaranya maka hendaklah ia membenahi imannya
6. Keutamaan bagi orang yg menjaga keamanan.
7. Ancaman bagi orang yg meninggalakan iman yg menjadikan hilangnya keamanan, sebagaimana Allah kisahkan tentang negeri saba'
8. Mewaspadai segala fitnah yg akan menghacurkan keamanan, maka jangan sampai anda ikut dan terpancing
9. Pengaruh media sosial perlu diwaspadai utk merusak stabilitas keamanan
10. Kebiasaan kebanyakan org suka ikut terlibat dlm fitnah yg berakibat rusaknya keamanan
11. Jika terjadi fitnah yg merusak keamanan maka hendaklah tenang dan jangan tergesa-gesa, terburu-buru.
12. Jika terjadi fitnah yg merusak suasana keamanan maka hendaklah mengembalikan masalah kepada para ulama senior yg tinggi ilmu dan pengalamannya
13. Manusia terbagi dua macam: manusia yg selalu menyebarkan kebaikan menjadi pembuka pintu-pintu kebaikan. Dan diantara manusia yg memnyebar keburukan dan menjadi pembuka pintu-pintu keburukan
14. Lebih baik engkau menjadi pengikut dalam kebaikan dari pada menjadi pemimpin dalam keburukan
15. Sumber keburukan adakalanya datang dari hawa nafsu atau dari setan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari keburukan-keburukan tersebut
16. Keamanan membutuhkan adanya pemimpin dan persatuan, kepemimpinan dan persatuan tdk akan ada artiya bila tdk ada ketaatan kepada pemimpinan tersebut. Pemimpin akan sulit ditaati bila tidak menegakkan keadilan.
17. Menasehati pemimpin adalah kewajiban atas setiap muslim sesuai dg cara yg disyariatkan
18. Diantara bagian dari nasehat kepada pemimpin adalah mendoakan pemimpin. Sebagaimana ungkapan Fudhail: seandainya aku punya doa yg pasti dikabulkan Allah aku berikan untuk pemimpin
19. Diantara pilar keamanan mensyukuri nikmat keamanan tersebut agar Allah selalu menambah nikmat-Nya kepada kita


Rekaman Tabligh Akbar Ilmu Ghaib

Rekaman Tabligh Akbar Ilmu Ghaib


Berikut ini rekaman tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazzaq Al-Badrdi Masjid Jami’ Abu Ad-Darda’, Jl. Merak Sakti, Panam, Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru pada Ahad, 22 Jumadal Ula 1438 / 19 Februari 2017 dengan tema “Ilmu Ghaib“.

Penerjemah: Ustadz Maududi Abdullah , Lc.

Download Rekaman - Ilmu Ghaib [ 2:31:52 | 34.61 MB ] Download

Rekaman Tabligh Akbar Nikmat Aman Di Indonesia Dan Kiat Kiat Menjaganya

Rekaman Tabligh Akbar Nikmat Aman Di Indonesia Dan Kiat Kiat Menjaganya

Rekaman Tabligh Akbar (untuk Umum, Putra & Putri)

“Nikmat Aman di INDONESIA dan Kiat-kiat Menjaganya”

bersama: Fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. IBRAHIM bin Amir Ar-Ruhaili -hafizhahullah-
(Guru Besar Pasca Sarjana Universitas Islam Madinah & Pengajar Tetap di Masjid Nabawi, KSA)

penerjemah: AL-Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. -hafizhahullah-
(Putra Daerah Asli Klaten, Alumnus Universitas Islam Madinah, KSA)

insyaALLOH akan dilaksanakan pada:
-Hari/ Tgl: Ahad, 1 Jumadal Ula 1438 H/ 29 Januari 2017 M,
-Pukul: 08.00-11.00 wib
-Tempat: Masjid Agung Al-Aqsha Klaten-Jawa Tengah (Jalan Jogja-Solo)

BELA ISLAM DALAM PANDANGAN SYARIAT


Rekaman Audio Kajian Yogyakarta

Senin, 3 Rabiul Akhir 1438H ~ 02.01.2017M // Masjid Pondok Pesantren al Anshar Wonosalam Sukoharjo Ngaglik Sleman (Yogyakarta)

Bersama Al-Ustadz Muhammad 'Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

-- Download audio --
Mp3 versi 32 Kbps

01. Sesi 1 Download Audio di sini
02. Sesi 2 Download Audio di sini
03. Sesi TJ Download Audio di sini

Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Sebuah Berita

Sikap Seorang Muslim Dalam Menghadapi Sebuah Berita

Rekaman Audio Kajian Pamekasan

Sabtu (malam Ahad), 17 Rabi’uts Tsani 1438H ~ 14.01.2017M // Masjid Al-Hikmah, Jl. Nugroho No.05 Pamekasan, Madura – Jawa Timur

Bersama Al-Ustadz Muhammad 'Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

-- Download audio --
Mp3 versi 32 Kbps
01. Sesi 1 Download Audio di sini
02. Sesi 2 Download Audio di sini

Lihatlah Dari Siapa Kamu Mengambil Ilmu Agamamu


Rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Abdullah Taslim MA Hafidzahullah(Alumnus Universitas Islam Madinah,KSA) dengan tema :"Lihatlah Dari Siapa Kamu Mengambil Ilmu Agamamu"

Kajian dilaksanakan pada Hari Sabtu 8 Dzulhijjah 1437 H/10 September 2016,Jam 07.00 - Selesai
Bertempat di Masjid Baiturrozaq,SIER,JL Rungkut Industri IV - Surabaya - Jawa Timur

Judul
Size
Durasi
Link Download
Lihatlah Dari Siapa Kamu Mengambil Ilmu Agamamu
24,5 Mb
1 Jam 46 Menit

Para Pembisik


Rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Abdullah Zaen MA Hafidzahullah (Pengasuh Ponpes Tunas Ilmu Purbalingga) dengan tema : "Para Pembisik"

Kajian dilaksanakan pada Hari Jum'at 2 Dzulqa'dah 1437 H/5 Agustus 2016,Jam 09.00 - Selesai
Bertempat di Masjid Nurul Iman Blok M Square - Jakarta Selatan

Judul
Size
Durasi
Link Download
Para Pembisik
19,8 Mb
1 Jam 26 Menit

Video Silahkan Download atau Tonton melalui Link di Bawah ini :

Para Pembisik - https://youtu.be/zQsM-4oNuPc

FATAMORGANA POLITIK PRAKTIS

FATAMORGANA POLITIK PRAKTIS

AUDIO KAJIAN
☑Kajian Islam Ilmiyyah Madiun
Sabtu, 02 Rabi'uts Tsani 1438H / 31 Desember 2016M
Masjid Ma'had Darul Ihsan Madiun - Jawa Timur

Pemateri : 
Al Ustadz Muhammad bin Umar as Sewed حفظه الله تعالى

Tema Sesi  :
 "FATAMORGANA POLITIK PRAKTIS" 

Link Download:

Sesi 1

Sesi 2

Sesi Tanya Jawab





Keutamaan Jalan Para Sahabat


Rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Abdullah Taslim MA Hafidzahullah (Alumnus S2 Universitas Islam Madinah,KSA) dengan tema : "Keutamaan Jalan Para Sahabat"

Kajian dilaksanakan pada Hari Ahad 11 September 2016,Ba'da Ashar - Selesai
Bertempat di Masjid Namira,Dusun Joto Sanur,Kab.Lamongan - Jawa Timur

Judul
Size
Durasi
Link Download
Keutamaan Jalan Para Sahabat – Sesi 1
15,6 Mb
1 Jam 8 Menit
Keutamaan Jalan Para Sahabat – Sesi 2
4,99 Mb
21 Menit

Link Alternatif :

Apabila kesulitan Download melalui link di atas silahkan download melalui link Box.com di bawah ini :

Keutamaan Jalan Para Sahabat – Sesi 1 - [Box.com]
Keutamaan Jalan Para Sahabat – Sesi 2 - [Box.com]

Pengusaha Yang Dirindukan Surga


Rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Ammi Nur Baits Hafidzahullah dengan tema :"Pengusaha Yang Dirindukan Surga"

Kajian dilaksanakan pada Hari Jum'at 23 Dzulqa'dah 1437 H/26 Agustus 2016,Ba'da Maghrib - Selesai. Bertempat di Masjid Al Ittihad,Rumbai - Pekanbaru

Judul
Size
Durasi
Link Download
Pengusaha Yang Dirindukan Surga
23,4 Mb
1 Jam 42 Menit

Link Alternatif :
Apabila kesulitan Download melalui link di atas silahkan download melalui link Box.com di bawah ini :

Pengusaha Yang Dirindukan Surga - [Box.com]

Jalan Kembali Menuju Kemuliaan Peradaban Islam

Jalan Kembali Menuju Kemuliaan Peradaban Islam
Syaikh Sholeh di Aceh 2016

Silahkan download audio dengan pemateri Syaikh Dr Sholeh bin Saad as-Suhaimy (ulama besar Saudi Arabia dan pengajar Program Doktoral Universitas Islam Madinah) dengan tema : “Jalan Kembali Menuju Kemuliaan Peradaban Islam”, dengan Penterjemah: Ustadz Abdullah Taslim, MA, tabligh akbar ini diselenggarakan di Masjid Al Fitrah, Keutapang, Banda Aceh, pada hari Senin, 20 Syawal 1437H/ 25 Juli 2016, pukul : 19:00- Selesai.

Silahkan download tabligh akbarnya di :

Jalan Kembali Menuju Kemuliaan Peradaban Islam sesi 1(4.5 MB) : Download
Jalan Kembali Menuju Kemuliaan Peradaban Islam sesi 2(16.7 MB) : Download

Islam Menjunjung Tinggi Kelemahlembutan

Islam Menjunjung Tinggi Kelemahlembutan
Syaikh Saad...

Silahkan download audio tabligh akbar Syaikh Dr. Shalih bin Sa’ad As-Suhaimi Hafidzahullah(pengajar tetap di Masjid Nabawi Madinah An-Nabawiyyah, sekaligus doktor pada bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah) dengan tema : Islam Menjunjung Tinggi Kelemahlembutan, tabligh akbar ini diterjemahkan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. tabligh akbar ini diselenggarakan di Masjid Nurul Iman Bolk M Square, Jakarta, pada hari Ahad, 19 Syawwal 1437 H/ 24 Juli 2016, pukul 09:16 – Selesai.

Silahkan download audionya di :

Islam Menjunjung Tinggi Kelemahlembutan sesi 1 : Download

Islam Menjunjung Tinggi Kelemahlembutan sesi 2 : Download

Syaikh membuka tabligh Akbar dengan membawakan hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar gembira bahwa barangsiapa yang berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (yaitu masjid) untuk mempelajari membaca Al-Qur’an dan mempelajari petunjuknya maka dia akan turun ketenangan di antara mereka, dilimpahi rahmat, dikelilingi malaikat, dan disebut-sebut di majelis Allah subhanahu wa Ta’ala.
*Kelembutan (Ar-Rifq)* adalah perkara yang agung dan merupakan salah satu akhlak mulia yang ada pada diri Rasulullah sebagaimana Allah mensifati Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

Sungguh, kamu mempunyai akhlak yang agung” [Al-Qalam : 4]
Pembahasan Sikap Kelemah-lembutan pagi ini akan kita bahas sbb :
  1. Dalil-dalil tentang wajibnya bersikap lemah-lembut
  2. Dalil yang menunjukkan bahwa lemah lembut adalah sikap yang terpuji dalam Islam dan bagaimana Rasulullah menerapkannya
  3. Dampak positif dengan memiliki sifat lemah-lembut ini
✅1. Dalil-dalil tentang wajibnya bersikap lemah-lembut
Diantara dalil-dalilnya adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala adalah ketika menjelaskan bahwa beliau Rasulullah adalah orang yang penyayang dan memiliki rasa belas kasih terhadap orang-orang yang beriman.
Allah Ta’ala berfirman.

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, yang berat memikirkan penderitaanmu, sangat menginginkan kamu (beriman dan selamat), amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mu’min” [At-Taubah : 128]
Allah juga menjelaskan bahwa beliau adalah orang yang ramah dan lemah lembut.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

Dengan sebab rahmat Allah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentu mereka menjauh dari sekelilingmu [Ali Imran : 159]
Allah juga menjelaskan bahwa para sahabat yang mulia senantiasa saling bekasih sayang. Allah Ta’ala berfirman :

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ

Muhammad itu adalah utusan Allah. Orang-orang yang selalu bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesame mereka” [Al-Fath : 29] 
*Adapun dalil-dalil dari Hadits sbb* :
▶Dari Aisyah radhiallahu anha :

يَا عَائِشَةُ إِنَّ اللَّهَ رَفِيْقٌ يُحِبُ الرِّفْقَ وَيُعْطِى عَلَى الرِّفْقِ مَا لاَ يُعطِِي عَلَى الْعُنْفِ وَمَالاَ يُعْطِي عَلَى مَا سِوَاهُ

“Wahai Aisyah, sesunguhnya Allah itu Mahalembut dan mencintai kelembutan. Allah memberi kepada kelembutan hal-hal yang tidak diberikan kepada kekerasan dan sifat-sifat lainnya”
✅2. Kehidupan Rasulullah shallahu alaihi wa sallam dalam mempraktekkan sikap lemah lembut
Dari Anas Bin Malik Radhiyallahu’anhu ia berkata :
”Saya membantu Rasulullah Shallallahu’alaihiwassalam selama sepuluh tahun. Demi Allah , beliau tidak pernah berkata kasar kepadaku. Tidak pernah beliau berkata, ‘ kenapa kamu melakukan demikian’ atau ‘ kenapa tidak engkau lakukan demikian”  (H.R Bukhari Muslim dan selain keduanya)
Perlu kita renungkan tentang kisah menakjubkan, yaitu dikisahkan dalam sebuah hadits bahwa suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang duduk-duduk bersama para shahabat radhiyallahu ‘anhum di dalam masjid. Tiba-tiba muncul seorang ‘Arab badui (kampung) masuk ke dalam masjid, kemudian kencing di dalamnya. Maka, dengan serta merta, bangkitlah para shahabat yang ada di dalam masjid, menghampirinya seraya menghardiknya dengan ucapan yang keras. *Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mereka untuk menghardiknya dan memerintahkan untuk membiarkannya sampai orang tersebut menyelesaikan hajatnya*. Kemudian setelah selesai, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta untuk diambilkan setimba air untuk dituangkan pada air kencing tersebut. (HR. Al Bukhari)
Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam *memanggil ‘Arab badui tersebut dalam keadaan tidak marah ataupun mencela. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menasehatinya dengan lemah lembut* :
“Sesungguhnya masjid ini tidak pantas untuk membuang benda najis (seperti kencing,dll) atau kotor. Hanya saja masjid itu dibangun sebagai tempat untuk dzikir kepada Allah, shalat, dan membaca Al Qur’an.” (HR. Muslim)
Melihat sikap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang demikian lembut dan halusnya dalam menasehati, timbullah rasa cinta dan simpati ‘Arab badui tersebut kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka ia pun berdoa: “Ya Allah, rahmatilah aku dan Muhammad, dan janganlah Engkau merahmati seorangpun bersama kami berdua.”
Mendengar doa tersebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa dan berkata kepadanya:
“Kamu telah mempersempit sesuatu yang luas (rahmat Allah).” (HR. Al Bukhari dan yang lainnya)

Mafsadah yang bisa ditimbulkan jika beliau melarang Arab Badui itu dengan keras ketika dia belum selesai menuntaskan hajatnya tsb :
  • Teguran yang keras bisa jadi menyebabkan arab dusun tersebut meninggalkan agama Islam dan murtad
  • Bisa jadi dia kaget dan berlari dan najisnya tercecer kemana-mana sehingga lebih sulit membersihkannya
  • Bisa menyebabkan sakit bagi dirinya karena kencingnya tidak tuntas.
  • Menjadikan manusia berpaling dari petunjuk Islam.
Contoh lain bagaimana akhlaq Rasulullah yang lemah-lembut ketika menasihati orang lain sebagaimana dalam hadits sahih :
▶Suatu hari ada seorang pemuda yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, izinkan aku berzina!”
Orang-orang pun bergegas mendatanginya dan menghardiknya, “Diam kamu! Diam!”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Mendekatlah.”
Pemuda itu pun mendekat lalu duduk.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Relakah engkau jika ibumu dizinai orang lain?”
“Tidak, demi Allah, wahai Rasul!” sahut pemuda itu.
“Begitu pula orang lain, tidak rela kalau ibu mereka dizinai.”
Lanjut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Relakah engkau jika putrimu dizinai orang?”
“Tidak, demi Allah, wahai Rasul!” pemuda itu kembali menjawab.
“Begitu pula orang lain, tidak rela jika putri mereka dizinai.”
“Relakah engkau jika saudari kandungmu dizinai?”
“Tidak, demi Allah, wahai Rasul!”
“Begitu pula orang lain, tidak rela jika saudara perempuan mereka dizinai.”
“Relakah engkau jika bibi – dari jalur bapakmu – dizinai?”
“Tidak, demi Allah, wahai Rasul!”
“Begitu pula orang lain, tidak rela jika bibi mereka dizinai.”
“Relakah engkau jika bibi – dari jalur ibumu – dizinai?”
“Tidak, demi Allah, wahai Rasul!”
“Begitu pula orang lain, tidak rela jika bibi mereka dizinai.”
*Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan tangannya di dada pemuda tersebut sembari berkata, “Ya Allah, ampunilah kekhilafannya, sucikanlah hatinya, dan jagalah kemaluannya.”*
Setelah kejadian tersebut, pemuda itu tidak pernah lagi tertarik untuk berbuat zina. (H.R. Ahmad, no. 22211; sanadnya dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani.)
Kisah lain tentang sikap dan akhlaq Nabi dalam berdakwah yaitu *ketika beliau berdakwah ke Thoif dan mendapat perlakuan yang buruk di sana oleh penduduknya yaitu beliau pun pergi dari thoif dengan wajah bersedih dan datang Malaikat Jibril alihissalam, lalu Jibril berseru: ‘Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mendengar perkataan kaummu kepadamu dan penolakan mereka terhadapmu. Dan Allah Azza wa Jalla telah mengirimkan malaikat penjaga gunung untuk engkau perintahkan melakukan apa saja yang engkau mau atas mereka’. Malaikat (penjaga) gunung memanggil Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan salam lalu berkata: ‘Wahai Muhammad! Jika engkau mau, aku bisa menimpakan Akhsabain’.” (Dua gunung besar di Mekkah)
*Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “(Tidak) namun aku berharap supaya Allah Azza wa Jalla melahirkan dari anak keturunan mereka orang yang beribadah kepada Allah semata, tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun jua”*. [HR Imam al-Bukhâri dan Imam Muslim].
✅3. Pengaruh positif sikap Lemah lembut dalam Dakwah kepada Allah
Telah berlalu hadits tentang pengaruh sikap lemah lembut dan lunak dalam menghadapi manusia ini diantaranya :

إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ

“Sesungguhnya sifat lemah lembut itu tidak berada pada sesuatu melainkan dia akan menghiasinya (dengan kebaikan)..”
✔Diantara dampak positif terbesar dari sikap ini adalah mudahnya manusia menerima dakwah Islam ini
✔Orang yang paling dekat dengan kedudukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kelak di hari Qiyamat adalah orang yang paling memiliki akhlaq mulia
✔Mudahnya tersebar ajaran Islam di kalangan manusia sebagaimana di Negara Indonesia, yaitu agama ini tidak tersebar dengan kekerasan namun melainkan dengan sikap lemah lembut dan akhlaq yang mulia. Jihad dalam penyebaran Islam tetap disyariatkan namun sesuai dengan aturan-aturan syar’i dan bukan sebagaimana yang dipahami secara serampangan oleh sebagian kelompok.
✔Para da’i dan muballigh hendaknya menghiasi dirinya dengan sikap ini agar memudahkan orang-orang untuk menerima Islam dan membawa keberhasilan dalam dakwahnya. Allah memerintahkan pada 2 nabiNya yaitu Nabi Musa dan Nabi Harun untuk tetap berdakwah dengan perkataan lembut kepada Fir’aun padahal Allah subhanahu wa ta’ala telah mengetahui bahwa Fir’aun tidak akan menerima dakwah tersebut.
✔Termasuk perkara tidak diterimanya Islam adalah dari *orang-orang yg tidak memahami petunjuk Allah dengan menampilkan sikap yang ekstrem dan kasar dalam berdakwah dengan alasan berjihad di jalan Allah sebagaimana perbuatan teror dari kaum khawarij baik di masa ini maupun di masa yang lalu. Kelompok yang melakukan terror tersebut tidaklah memahami Islam sesuai dengan pemahaman Nabi dan para sahabatnya dan mereka hendaknya bertanya kepada para ulama Rabbaniy yang mengajarkan agama Islam dengan lurus.*
💠Sebagai penutup bahwa dakwah dan sikap lemah-lembut jangan salah dipahami sebagai dakwah yang mengorbankan prinsip-prinsip dasar islam demi untuk mengikuti keridhaan sebagian manusia, ini adalah sesuatu yang tidak dibenarkan. *Kita haruslah tetap mendakwahkan tauhid, sunnah, mengajak orang salat berjamaah, termasuk diantaranya mendakwahkan tentang hijab (menutup aurat bagi muslimah) walaupun banyak dari manusia yang membencinya dan walaupun mereka mengatakan bahwa dakwah ini adalah dakwah yang keras. Tetaplah mendakwahkan Islam dengan hikmah dan sikap lemah lembut tanpa mengorbankan prinsip-prinsip dasar Islam demi mendapatkan keridhaan manusia.*
Ahad 19 Syawal 1437 H (24 Juli 2016)
✒ Rizal Abu Ayyub
Masjid Nurul Iman Blok M Square, Jakarta

Rahasia Takdir

Rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Abdul Mu'thi Al Maidani Hafidzahullah(Alumnus Darul Hadits Dammaj,Yaman) dengan Susunan Acara Sebagai Berikut :

1.Tema :"Rahasia Takdir"
Sabtu 4 Juni 2016,Jam 18.00 - Selesai

2.Tema :"Surat At Takatsur"
Ahad 5 Juni 2016,Ba'da Subuh - Selesai

3.Tema :"Meniru Akhlak Nabi"
Ahad 5 Juni 2016,Jam 09.30 - Selesai

4.Tema :"Selamat Datang Ramadhan"
Ahad 5 Juni 2016,Jam 16.30 - Selesai

Semua Kajian di laksanakan di Masjid Al Barokah - Semarang

Judul
Size
Durasi
Link Download
Rahasia Takdir – Sesi 1
9,39 Mb
40 Menit
Rahasia Takdir – Sesi 2
16,6 Mb
1 Jam 12 Menit
Tafsir Surat At Takatsur – Sesi 1
16,4 Mb
1 Jam 11 Menit
Tafsir Surat At Takatsur – Sesi 2
5,73 Mb
24 Menit
Meniru Akhlak Nabi
20,3 Mb
1 Jam 28 Menit
Selamat Datang Ramadhan – Sesi 1
8,88 Mb
38 Menit
Selamat Datang Ramadhan – Sesi 2
10,7 Mb
46 Menit

Kami Ahlus Sunnah Wal Jamaah


Rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin Lc Hafidzahullah (Alumnus Universitas Islam Madinah) dengan tema :"Kami Ahlus Sunnah Wal Jamaah"

Kajian dilaksanakan pada Hari Rabu 8 Syawal 1437 H/13 Juli 2016,Jam 19.00 - Selesai
Bertempat di Masjid Imam Syafi'i,JL AMD Raya - Banjarmasi Selatan

Judul
Size
Durasi
Link Download
Kami Ahlus Sunnah Wal Jamaah
28,8 Mb
2 Jam 5Menit

Link Alternatif :
Apabila kesulitan Download melalui link di atas silahkan download melalui link Kajian.net di bawah ini :

Kami Ahlus Sunnah Wal Jamaah - [Download]